Skip to main content

Singapura

Ampai-ampai berbisa muncul kembali di Pantai Siloso

Orang ramai dilarang berenang di pantai Siloso "sehingga diberitahu selanjutnya" setelah ampai-ampai berbisa (box jellyfish) dikesan pada Jumaat (9 Okt), menurut Perbadanan Pembangunan Sentosa (Sentosa Development Corporation, SDC).

Anggaran Waktu Membaca:
Ampai-ampai berbisa muncul kembali di Pantai Siloso

(Gambar: Google Maps Street View)

Diterbitkan : 09 Oct 2020 11:30PM Dikemas Kini : 09 Oct 2020 11:47PM

SINGAPURA: Orang ramai dilarang berenang di pantai Siloso "sehingga diberitahu selanjutnya" setelah ampai-ampai berbisa (box jellyfish) dikesan pada Jumaat (9 Okt), menurut Perbadanan Pembangunan Sentosa (Sentosa Development Corporation, SDC).

Para pegawai peronda pantai juga sudah mempertingkatkan pemantauan di pantai-pantai dan perairan pulau itu, menurut jurucakap SDC pada Jumaat dalam responsnya kepada pertanyaan Mediacorp.

Ampai-ampai 'box jellyfish' dengan sengatan yang berbisa boleh membawa maut dan ia sudah beberapa kali dikesan di perairan Singapura pada tahun ini.

Demi keselamatan mereka, para pengunjung yang ternampak ampai-ampai tersebut dinasihatkan supaya jangan menyentuhnya dan mereka sebaliknya harus memaklumkan orang lain dan juga pasukan peronda pantai mengenai lokasi ampai-ampai berkenaan, menurut jurucakap itu.

"Jika disengat, jangan gosok bahagian yang terkena sengatan dan jangan gunakan jari untuk menarik keluar tentakelnya," tambah jurucakap tersebut.

Sebaliknya, para pengunjung pantai boleh meminta bantuan pasukan peronda pantai atau menghubungi Sentosa Rangers di talian 1800-726-4377.

Sumber : CNA/NA/na
Anda suka apa yang anda baca? Ikuti perkembangan terkini dengan mengikuti kami di Facebook, Instagram, TikTok dan Telegram!

Ikuti perkembangan kami dan dapatkan Berita Terkini

Langgani buletin emel kami

Dengan mengklik hantar, saya bersetuju data peribadi saya boleh digunakan untuk menghantar artikel dari Berita, tawaran promosi dan juga untuk penyelidikan dan analisis.

Lebih banyak artikel Berita