Skip to main content

Iklan

Iklan

Nadi Kampus

SAJAK: 'JANJI?'

Anggaran Waktu Membaca:
SAJAK: 'JANJI?'

Gambar hiasan. (Gambar: alise storsul/Unsplash)

Diterbitkan : 01 Oct 2022 11:22PM Dikemas Kini : 01 Oct 2022 11:22PM

Pancaran matahari menyinari sekali lagi,
ketenangan yang membuaikan diri,
hilang dengan kesedaran yang hadir,
menjemput kembali kata-kata semalam.

Si murih melepaskan ketidakpuasaan,
namun si girang melemparkan janji-janji manis,
menghancurkan, 
namun memperkuatkan titian,
antara insan-insan kerdil.

Dari waktu sinaran memancar ruang,
sehingga panorama alam dibungkus selimut hitam, 
kata-kata mengetuk pintu hati,
merobohkan padang pemikiran,
dan merumitkan jiwa raga.

Jangan sesekali menyeksa batin,
dengan kepastian yang tidak bermakna kerana
janji itu meneguhkan kepercayaan,
janji itu memerlukan kejujuran,
janji itu pengikat antara dua hati.

Bukankah fitrah manusia, 
mengelamun dalam ruang khayalan,
sehingga digari perjanjian,
yang memenjarakan kehidupan.

CETUSAN KARYA:
Sajak ini adalah sentuhan ilham Nur Asyura Batrisyia Zainudein dari Maktab Rendah Yishun Innova.

Sumber : BERITA Mediacorp/ny

Ikuti perkembangan kami dan dapatkan Berita Terkini

Langgani buletin emel kami

Dengan mengklik hantar, saya bersetuju data peribadi saya boleh digunakan untuk menghantar artikel dari Berita, tawaran promosi dan juga untuk penyelidikan dan analisis.

Iklan

Lebih banyak artikel Berita

Iklan

Aa