Skip to main content

Nadi Kampus

Keringat Yang Menjadi Sejarah

Anggaran Waktu Membaca:
Keringat Yang Menjadi Sejarah

Hari Buruh disambut pada 1 Mei setiap tahun di Singapura. (Gambar: Canva)

Diterbitkan : 30 Apr 2026 05:57PM Dikemas Kini : 30 Apr 2026 07:12PM
SINGAPURA:

Di pagi yang belum selesai bermimpi,
kami sudah terjaga
menggenggam waktu yang tak pernah lunak
dan berjalan menuju hari yang sama

Titis demi titis jatuh tanpa nama
meresap ke tanah, ke besi, ke dinding kota
tak ada yang menulisnya di buku pelajaran
namun dunia berdiri di atasnya

Gedung-gedung tinggi tak pernah bertanya
siapa yang mengangkatnya dari lelah
jalan-jalan panjang tak pernah mengingat
langkah siapa yang pertama menyerah

Kami bukan angka di laporan tahunan
bukan sekadar tangan yang disewa
kami adalah cerita yang tak dituliskan
namun terus hidup dalam setiap benda

Dan jika suatu hari sejarah dibaca ulang
dengan mata yang lebih jujur
akan ditemukan bahawa peradaban ini
dibangun oleh keringat yang gugur
Kurangkan Artikel
MENGENAI PENULIS
Puisi ini adalah karya Dadan Nugraha dari Banten, Indonesia. Beliau minat melukis dan menulis.
Sumber : BERITA Mediacorp/az
Anda suka apa yang anda baca? Ikuti perkembangan terkini dengan mengikuti kami di Facebook, Instagram, TikTok dan Telegram!

Ikuti perkembangan kami dan dapatkan Berita Terkini

Langgani buletin emel kami

Dengan mengklik hantar, saya bersetuju data peribadi saya boleh digunakan untuk menghantar artikel dari Berita, tawaran promosi dan juga untuk penyelidikan dan analisis.

Lebih banyak artikel Berita