Prabowo Subianto dipalit kontroversi semakan kehakiman syarat pencalonan jelang Pilihan Raya Presiden Indonesia
Anggaran Waktu Membaca:
Encik Prabowo Subianto mendapat sokongan untuk bertanding dalam Pilihan Raya Presiden pada 2024. (Gambar: Prabowo Subianto/Facebook)
JAKARTA: Landskap politik menjelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 semakin hangat. Bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, jadi sorotan.
Baru-baru ini, Encik Prabowo terpalit dengan isu kontroversi berhubung hubungannya dengan seorang wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju. Di samping itu, sosok Encik Prabowo juga dikaitkan dengan semakan kehakiman syarat pencalonan presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).
Beliau menyifatkannya seolah-olah seperti wujud percubaan untuk menghambat langkah Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjelang pentas pemilihan.
Baru-baru ini, terdapat desas-desus yang timbul mengenai Encik Prabowo mencekik dan menampar Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.
Menurut isu yang tular di media sosial, kejadian itu dipercayai berlaku di Istana Kepresidenan, menjelang rapat tertutup. Encik Prabowo dikatakan berasa kesal selepas Kementerian Pertanian tidak menyokong salah satu program yang ditugaskan Presiden Jokowi kepadanya.
Namun, isu tersebut langsung dibantah oleh Encik Prabowo. Menteri Pertahanan itu mengaku, dirinya bahkan belum bertemu dengan Harvick.
"Saya ketemu saja belum sama wakil menteri," ujar Encik Prabowo pada Selasa (19 Sep).
"Enggak pernah itu. Selalu (dengan) menterinya (Menteri Pertanian) saya," tambahnya.
Encik Prabowo menegaskan bantahannya ketika hadir dalam acara dialog "3 Bacapres (Bakal Calon Presiden) Bicara Gagasan" di Graha Sabha Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada malam Selasa. Beliau mengaku terkejut atas wujudnya spekulasi tersebut.
"Saya juga kaget, jelas itu tidak benar ya. Tidak pernah ada rapat seperti itu," katanya, lapor agensi berita Kompas.com.
Encik Prabowo menjelaskan beliau jarang berhubungan dengan Wakil Menteri Pertanian, meski sesekali bertemu. Ia mengaku lebih banyak berkomunikasi dengan Menteri Pertanian Yasin Limpo.
Encik Prabowo pun menambah bahawa ia bukan pertama kali beliau menerima fitnah sedemikian. Beliau sebelum ini pernah mendapat fitnah yang lebih 'kejam' berhubung isu menampar dan mencekik Wakil Menteri Pertanian.
"Dulu difitnah lebih gawat lagi. Mau kudeta lah, mau ini lah, mau itu. Sedikit-sedikit mau berontak. Enggak tahu (mungkin) muka saya, muka kudeta kali ya," katanya, lapor Kompas.com.
Sungguhpun demikian, Encik Prabowo mengaku tidak akan mencari tahu pihak yang menyebarkan spekulasi tersebut. Beliau hanya berharap agar penyebar fitnah tidak mengulangi perbuatannya itu lagi.
Baru-baru ini, Encik Prabowo terpalit dengan isu kontroversi berhubung hubungannya dengan seorang wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju. Di samping itu, sosok Encik Prabowo juga dikaitkan dengan semakan kehakiman syarat pencalonan presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).
Beliau menyifatkannya seolah-olah seperti wujud percubaan untuk menghambat langkah Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjelang pentas pemilihan.
Baru-baru ini, terdapat desas-desus yang timbul mengenai Encik Prabowo mencekik dan menampar Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.
Menurut isu yang tular di media sosial, kejadian itu dipercayai berlaku di Istana Kepresidenan, menjelang rapat tertutup. Encik Prabowo dikatakan berasa kesal selepas Kementerian Pertanian tidak menyokong salah satu program yang ditugaskan Presiden Jokowi kepadanya.
Namun, isu tersebut langsung dibantah oleh Encik Prabowo. Menteri Pertahanan itu mengaku, dirinya bahkan belum bertemu dengan Harvick.
"Saya ketemu saja belum sama wakil menteri," ujar Encik Prabowo pada Selasa (19 Sep).
"Enggak pernah itu. Selalu (dengan) menterinya (Menteri Pertanian) saya," tambahnya.
Encik Prabowo menegaskan bantahannya ketika hadir dalam acara dialog "3 Bacapres (Bakal Calon Presiden) Bicara Gagasan" di Graha Sabha Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada malam Selasa. Beliau mengaku terkejut atas wujudnya spekulasi tersebut.
"Saya juga kaget, jelas itu tidak benar ya. Tidak pernah ada rapat seperti itu," katanya, lapor agensi berita Kompas.com.
Encik Prabowo menjelaskan beliau jarang berhubungan dengan Wakil Menteri Pertanian, meski sesekali bertemu. Ia mengaku lebih banyak berkomunikasi dengan Menteri Pertanian Yasin Limpo.
Encik Prabowo pun menambah bahawa ia bukan pertama kali beliau menerima fitnah sedemikian. Beliau sebelum ini pernah mendapat fitnah yang lebih 'kejam' berhubung isu menampar dan mencekik Wakil Menteri Pertanian.
"Dulu difitnah lebih gawat lagi. Mau kudeta lah, mau ini lah, mau itu. Sedikit-sedikit mau berontak. Enggak tahu (mungkin) muka saya, muka kudeta kali ya," katanya, lapor Kompas.com.
Sungguhpun demikian, Encik Prabowo mengaku tidak akan mencari tahu pihak yang menyebarkan spekulasi tersebut. Beliau hanya berharap agar penyebar fitnah tidak mengulangi perbuatannya itu lagi.
Sumber : Agensi berita/SS/ss
Ikuti perkembangan kami dan dapatkan Berita Terkini
Langgani buletin emel kami
Dengan mengklik hantar, saya bersetuju data peribadi saya boleh digunakan untuk menghantar artikel dari Berita, tawaran promosi dan juga untuk penyelidikan dan analisis.