Kepulan asap sekali lagi dilihat di Gunung Merapi, orang ramai dinasihat jangka semburan abu
Anggaran Waktu Membaca:
(Gambar: AP/Ardhy Fernando)
YOGYAKARTA: Gunung Merapi hari ini (8 Dis) mengeluarkan kepulan asap dan orang ramai dinasihat agar menjangkakan semburan abu gunung itu.
"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 8 Disember 2023 arah angin ke utara," kata Ketua Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso menerusi satu kenyataan, seperti yang dilaporkan Kompas pada Jumaat (8 Dis).
Menurut data BPPTKG kepulan asap itu berlaku pada pukul 2.24 petang waktu tempatan.
Encik Agus juga menasihatkan orang awam supaya tidak melakukan kegiatan berdekatan kawasan berpotensi berbahaya.
"Masyarakat untuk tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," kata beliau, seperti yang dipetik Kompas.
Sehingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan kegiatan di Gunung Merapi pada tahap waspada.
Menurut laporan Kompas, potensi bahaya pada waktu ini dalam bentuk lahar yang dimuntahkan dan juga kepulan asap di kawasan selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong sejauh maksimum lima kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimum tujuh kilometer.
Di daerah tenggara pula ia meliputi Sungai Woro sejauh maksimum tiga kilometer dan Sungai Gendol lima kilometer.
Lontaran bahan vgunung berapi apabila berlaku letusan boleh menjangkaui tiga kilometer dari punak gunung, lapor Kompas.
"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 8 Disember 2023 arah angin ke utara," kata Ketua Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso menerusi satu kenyataan, seperti yang dilaporkan Kompas pada Jumaat (8 Dis).
Menurut data BPPTKG kepulan asap itu berlaku pada pukul 2.24 petang waktu tempatan.
Encik Agus juga menasihatkan orang awam supaya tidak melakukan kegiatan berdekatan kawasan berpotensi berbahaya.
"Masyarakat untuk tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," kata beliau, seperti yang dipetik Kompas.
Sehingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan kegiatan di Gunung Merapi pada tahap waspada.
Menurut laporan Kompas, potensi bahaya pada waktu ini dalam bentuk lahar yang dimuntahkan dan juga kepulan asap di kawasan selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong sejauh maksimum lima kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimum tujuh kilometer.
Di daerah tenggara pula ia meliputi Sungai Woro sejauh maksimum tiga kilometer dan Sungai Gendol lima kilometer.
Lontaran bahan vgunung berapi apabila berlaku letusan boleh menjangkaui tiga kilometer dari punak gunung, lapor Kompas.
Sumber : Agensi berita/NK/ae
Ikuti perkembangan kami dan dapatkan Berita Terkini
Langgani buletin emel kami
Dengan mengklik hantar, saya bersetuju data peribadi saya boleh digunakan untuk menghantar artikel dari Berita, tawaran promosi dan juga untuk penyelidikan dan analisis.