Calon Naib Presiden Indonesia Muhaimin Iskandar arah peguam kemukakan bantahan terhadap hasil pilihan raya
Anggaran Waktu Membaca:
Calon Naib Presiden Indonesia, Muhaimin Iskandar. (Gambar: Yasuyoshi CHIBA / AFP)
JAKARTA: Calon Naib Presiden Indonesia, Muhaimin Iskandar mengatakan pihaknya meminta Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin (Amin) agar mengemukakan bantahan terhadap hasil pilihan raya umum bulan lalu, kepada Mahkamah Perlembagaan.
Kenyataan itu disampaikan Muhaimin sebagai respons kepada pengumuman Suruhanjaya Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan calon presiden dan naib presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Demi memperjuangkan suara mereka yang memperjuangkan,suara mereka yang percaya pada perubahan dan tetap teguh hingga akhir kami memutuskan meminta Tim Hukum Timnas Amin untuk maju ke Mahkamah Konstitusi," kata Muhaimin yang disiarkan di YouTube Anies Baswedan.
Encik Muhaimin meminta pasukan peguamnya untuk menyampaikan kepada Mahkamah Perlembagaan Indonesia mengenai dugaan berbagai kekurangan dan kecurangan yang terjadi selama pilihan raya presiden 2024 dijalankan.
Beliau mendakwa pasukan peguam Anies-Muhaimin telah mengumpulkan begitu banyak dugaan kecurangan dalam pilihan raya umum bulan lalu.
"Terlalu banyak penemuan proses demokrasi yang tidak berintegriti ini yang telah dikumpulkan oleh pasukan peguam nya," kata Encik Muhaimin yang juga Ketua Umum parti PKB.
Kenyataan itu disampaikan Muhaimin sebagai respons kepada pengumuman Suruhanjaya Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan calon presiden dan naib presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Demi memperjuangkan suara mereka yang memperjuangkan,suara mereka yang percaya pada perubahan dan tetap teguh hingga akhir kami memutuskan meminta Tim Hukum Timnas Amin untuk maju ke Mahkamah Konstitusi," kata Muhaimin yang disiarkan di YouTube Anies Baswedan.
Encik Muhaimin meminta pasukan peguamnya untuk menyampaikan kepada Mahkamah Perlembagaan Indonesia mengenai dugaan berbagai kekurangan dan kecurangan yang terjadi selama pilihan raya presiden 2024 dijalankan.
Beliau mendakwa pasukan peguam Anies-Muhaimin telah mengumpulkan begitu banyak dugaan kecurangan dalam pilihan raya umum bulan lalu.
"Terlalu banyak penemuan proses demokrasi yang tidak berintegriti ini yang telah dikumpulkan oleh pasukan peguam nya," kata Encik Muhaimin yang juga Ketua Umum parti PKB.
LAPORAN BERKAITAN:
Sumber : Agensi berita/AA/ss
Ikuti perkembangan kami dan dapatkan Berita Terkini
Langgani buletin emel kami
Dengan mengklik hantar, saya bersetuju data peribadi saya boleh digunakan untuk menghantar artikel dari Berita, tawaran promosi dan juga untuk penyelidikan dan analisis.